Vampir kesepian melakukan upaya yang canggung namun menawan untuk berteman dengan manusia.
JLPT N3 stories deploy complex narratives, basic keigo, and the idiomatic grammar that bridges textbook Japanese to real-world usage. Longer plots, more characters, the texture of native writing.
"Aku ingin hidup normal di dunia manusia," pikir Lucas, dan dia memberanikan diri pergi ke kota di siang hari. Tentu saja, dia membawa payung untuk menghindari sinar matahari.
Dia menyapa orang-orang di kota, tetapi semua orang tampak agak terkejut dengan kulitnya yang pucat dan matanya yang tajam. "Dia tampak seperti orang yang aneh," pikir mereka.
Lucas mencoba berbicara dengan seseorang di kafe. Saat memesan, dia tidak sengaja berkata, "Apakah Anda punya darah?" Pegawai itu, yang terkejut, menjawab, "Maaf, kami punya kopi, tapi..."
Setelah meninggalkan kafe, Lucas pergi ke taman terdekat untuk bersosialisasi. Saat duduk di bangku dengan payungnya, seorang anak bertanya, "Paman, kenapa pakai payung?"
Lucas bergabung dengan pesta barbekyu untuk bisa akrab dengan manusia. Di atas meja ada daging panggang yang lezat dan sayuran berwarna-warni. Lucas menatapnya dan bergumam dalam hati, "Aku tidak bisa makan semua ini..." Karena tidak ada pilihan, dia memutuskan untuk pura-pura makan daging dan sayuran seperti orang lain.
Ketika seorang teman bertanya, "Kamu tidak mau makan?", Lucas sesaat bingung, dan dengan gugup menjawab, "Aku tidak terlalu lapar hari ini..." Orang-orang di sekitarnya mendengarnya dan tampak percaya, tetapi Lucas menghela napas dalam hati. Sebenarnya, dia adalah vampir. Dia tidak bisa makan makanan biasa, dan hanya bisa menerima darah.
Saat malam tiba, Lucas akhirnya merasa lega. Kekuatannya kembali, dan dia merasa lebih berenergi. "Malam hari pasti lebih nyaman," pikirnya, menikmati percakapan dengan semua orang.
Langkah berikutnya
Cerita JLPT N3 lainnya
Suka yang ini? Lihat semua cerita level N3 di halaman khusus kami.